Dibawa Arus

Kulihat
Sebuah sampan
Dengan pendayungnya
Bervarnis cantik warisan tradisi
Diterkam arus
Kental utuh
Terus belayar membelah sungai kehidupan
Nan berliku.

Lalu datanglah taufan
Membantai deras
Memukul bertalu
Hingga sampan teroleng sendiri
Pendayung hanyut terpisah
Membawa haluan
Makin jauh dibawa arus
Dan terus menjauh…

7.25 p.m.,
26 September 2007 / 15 Ramadhan 1428 H,
Perumahan Pantai Permai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s