Pantun Raja Sehari


Pantun Raja Sehari

(Buat pengantin baru-Basiroh dan suami pada hari menjamu nasi minyak 5 Jun 2008)

Disiram air ditabur baja

Rimbun nan subur si pohon ceri

Indah rasanya dibelai dimanja

Menjadi raja sepanjang hari.

Petang-petang menghadap kari

Enak dicecah bersama roti

Wajah disolek seindah seri

Biar menawan kekal di hati.

Berhari-hari naik lori

Arah tuju ke Inderagiri

Bukan mudah menjadi isteri

Hidup kini digenggam suami.

Biar ditetak ku takkan lari

Demi menawan si jantung hati

Walau terikat gerak dan geri

Ganjaran pahala di syurga menanti.

Buah cermai masam rasanya

Enak dicicip bila dijeruk

Namanya sudah berumahtangga

Pasti ada rajuk dan pujuk.

Rapuh rasanya mengunyah keropok

Dikirim orang dari Segambut

Bertolak ansur perlu dipupuk

Salah dan silap lenyap terpuput.

Menangguk di sungai harapkan keli

Tersauk pula serpihan baldi

Tanam dan suburkan cinta sejati

Insya-Allah bahagia kekal abadi.

4 Jun 2008,

8.36 p.m.,

Kuala Nerang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s