Sore di Muzium Padi

Sebuah sore

selepas hujan teduh

menggilis lecak dan becak

disambut dingin hawa

di Muzium Padi.

 

Di Puncak Gunung Keriang

laksana sepasang merpati

terbang tinggi

melayah rendah sesekali

menghidu padi

menghendap pesawah

membasahkan tanah

dengan kucuran budi.

 

Di Muzium Padi

kita tinggalkan

jejak-jejak empati

masyarakat petani

dan kita galas memori

berdua bersama

di sore yang safi.

Lukisan yang digambarkan dari Puncak Gunung Keriang.

 

Merpati yang terbang tinggi, bersenandung lagu puisi...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s